Rabu, 19 Januari 2011

Life is adventure. 2

Perjalanan panjang kehidupan terus berjalan. Entah kapan akan bermuara. Bagai api yang tak pernah padam. Gairah hidup yang slalu berkobar. Perjalanan panjang ini terkadang terasa begitu melelahkan. Bahkan begitu sangat membosankan terkadang. 
Well, someday.. everything gonna be alright... dudududu.. 

Sepanjang perjalanan, berjumpa lembah yang hijau lagi. Dataran gersang. lembah hijau lagi. Dataran gersang. Terus begitu dan seterusnya. Kadang aku ingin berhenti di lembah yang subur dan menjanjikan segalanya. Tapi.. tak pernah bisa.. :(

Sampai suatu ketika aku tersesat di jurang yang dangkal. Mencari air untuk minum saja sangat susah. Dan lama aku berada disana. Pikiranku mulai buntu. Rasanya ingin menyerah. Tak kuat lagi kaki ini melangkah. Apa lagi harus mendaki tebing yang begitu tinggi ini. Rasanya tak sanggup lagi. Air mata berulang kali membasahi jiwa yang tersesat ini. Berkali-kali berusaha untuk dapat mendaki tabing yang terjal ini, namun berkali-kali juga terjatuh kedalamnya. Haruskah aku selamanya disini?. Di jurang tak berpenghuni ini?. 

Hati kecilku berbisik. Kau berhak berada ditempat yang lebih baik dari jurang yang mengerikan ini. Segeralah ambil tasmu dan berusahalah untuk mendaki lagi. Barang kali diatas sana akan kau temukan mata air yang jernih dan rumput hujau bak permadani. Kau pasti sanggup melewati semua ini. PASTI.

Setelah kuyakinkan hatiku, dengan langkah pasti kudaki kembali tebing yang pernah tubuhku penuh luka dan memar. Bahkan telapak tanganku mulai mengelupas. Akan kutinggalkan jurang yang tandus dan seram itu. Setiap langkah ini penuh dengan harapan. Harapan tentang hari esok yang lebih cerah. Karena aku tak ingin hidup abadi di jurang tandus yang tak menjanjikan apa-apa.

end..

Selasa, 18 Januari 2011

Life is adventure

True story about someday..

Hidup itu umpama sebuah perjalanan. Perjalan panjang yang berujung pada kematian. Yeaaa.. akhir dari perjalanan kehidupan manusia adalah kematian bukan?.

Suatu ketika kita berjalan di lembah yang begitu subur. Dengan rumput hijau bak permadani. Buah-buahan yang segar dan air terjun yang airnya begitu jernih. Bayangin aja kayak Tawangmangu ato Air terjun jumog karanganyar itu. hahaha lol :D. Seperti syurga yang menjanjikan segalanya. Segala yang indah, membuat perut kenyang dan tak perlu ribet. 

Tapi kita tak bisa berlama-lama tinggal dilembah itu. Karena perjalanan harus terus berlanjut. Langkah demi langkah kau telusuri. Pepohonan besar, semak belukar dan suara jangkrik mengiringi langkah kaki. Sembari melangkah, kita sibuk memikirkan kemana langkah kaki kita melangkah. Kekanan atau kekiri?. Walau slalu diselimuti rasa takut, kaki ini harus terus melangkah. HARUS.

Perjalanan panjang yang melelahkan. Kali ini, langkah kaki berhenti di dataran yang sedikit gersang. Dedaunan yang menguning dan tak ada rumput hijau bak permadani. Tempat macam apa ini?. Meski tak ada buah segar dan pohon rindang untuk berteduh. Langkah ini harus terhenti sebentar disini. Capek. Terlelap sejenak di balik bebatuan. Berteman debu dan angin.

Entah berapa lama terlap. Kemudian rasa haus membuatku terjaga. Dengan rasa kantuk yang tersisa, langkah kaki ini kembali menyusuri dataran gersang. Tak ada mata air yang bersih. Dengan terpaksa melanjutkan langkah dengan tenggorokan yang mulai sakit dan perut yang keroncongan. Berharap didepan sana ada lembah bermata air jernih.

Matahari hampir terbenam lagi. Sedangkan belum kujumpai mata air. Bagaimana ini ?!. :(

Sayup-sayup terdengar gemericik air. Senyum pun mengembang. Ya benar, ini mata air. Semoga air beneran, bukan halusinasi karena udah dehidrasi banget hahaha lol ! :D
Alhamdullillah, Tuhan tidak membiarkanku mengering disini ^^
Hmmm.. selama dalam perjalanan. Kuncinya harus bersyukur kali ya. Bersyukur berada di lembah yang subur dan rumpun hijau seperti permadaninya. Bersyukur meski berada di tempat yang gersang dan tandus sekalipun.
So, Sudahkah kamu bersyukur?

Lanjut. Perjalanan berlanjut. Haus sudah pergi. Kenyang. Hati pun senang. Sepanjang jalan mulut ini tak berhenti menyanyi. Dibawah temaram bulan, Kaki ini terus melangkah. 


((duh, laper. Lum mandi pula. Udah disms my best friends. So.........))
to be continue ye..
 !((^_^))! 
Love u all guys..